Eps. 03 – Mau Jadi Pebisnis, tapi takut Rugi…

Ingin Dengerin Podcast Ini Langsung Dari Smartphone Anda?
Daftarkan email Anda disini. Kami akan memberikan instruksi lengkapnya.

Powered by Kirim.Email

Masih ragu jadi pebisnis gara-gara takut rugi? Mending dengerin dulu ini!

“Kang, kayaknya jadi pengusaha enak ya. Waktunya fleksibel, bisa jalan-jalan kapan aja, bisa libur kapan saja. Bandingin sama saya yang pergi pagi pulang petang penghasilan pas-pasan.”

“Saya mau sih kang, jadi pengusaha, tapi….”

“Tapi kenapa?” tanya saya.

“Tapi, takut rugi kang, takut bangkrut.”

Nih, ya, orang-orang yang punya mindset seperti ini perlu nyadar dan balik tanya ke diri masing-masing. Ente bilang takut rugi, memang pernah untung?

Bilangnya takut bangkrut, emangnya pernah kaya raya?

Mau belajar bisnis tapi takut rugi, harusnya Anda itu takut kaya.

Pertanyaan yang harus diajukan itu adalah, bagaimana ya kalau bisnis, nanti saya jadi kaya? Uangnya mau dikemanain ya? Bisa sedekah berapa ya?

Begitu, jangan Cuma berpikir negatif. Mikirnya harus positif.

Kalau kalian mau jadi pebisnis, modal utamanya adalah berani di awal, jangan takut. Kalau sudah berani untuk mulai, baru deh kalian tanya. Baru deh di situ belajar.

Jadi mulai dulu, baru belajar, jangan sebaliknya, nanti gak pernah mulai deh.

Waktu kita mulai baru kita tanya-tanya, bagaimana caranya ngejar produksi, bagaimana caranya marketing, bagaimana caranya manajemen keuangan dan lain-lain.

Kalau dari awal mikirnya takut rugi ya mana bisa mulai, sekali lagi, pikirannya harus dibalik. Bagaimana ceritanya kalau kita untung?

Jadi kita siap-siap kalau-kalau order jadi banjir, kalau-kalau untung besar sedekahnya mau ke mana, uangnya mau dipakai apa. Ini yang penting.

Kalau kalian masih mikirnya takut, terus pakai “tapi…tapi..tapi…” yasudah, mungkin itu waktunya kalian mencap diri kalian untuk ga pernah bisa jadi pengusaha.

Alasannya karena ente sendiri yang membiarkan pikiran itu menguasai diri. Sudah dibilangin tapi masih pakai “tapi” ya sulit.

Inget, untuk jadi pebisnis harus berani.

No Tapi, No Nanti! Mulai Saat ini juga.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Exit mobile version